Senin, 07 Oktober 2013

Ketetapan Hati

Pada 79 masehi, Pompei adalah kota yang paling indah di Itali, tetlah dihancurkan oleh letusan gunung Vesuvius. Ribuan orang terkubur dalam berton-ton debu yang menimpa mereka ketika berusaha menyelamatkan diri; yang lainnya mati kehabisan nafas di ruang bawah tanah di mana mereka mencoba menyelamatkan diri.  


Tetapi ada seseorang yang tidak menyelamatkan diri, dia adalah tentara Roma yang berjaga di gerebang kota. Dia tetap tinggal diposnya untuk menjalankan tugasnya dan iapun mati di tempat itu. Dia telah ditugaskan oleh atasannya untuk menjaga temat tersebut. Ketika debu panas tercurah dari langit dari langit dan aliran menerjangnya, dia tetap berdiri teguh dan memegang senjatanya. Enam belas abad lebih barulah dia ditemukan dalam sebuah pengggalian, tetap berada di posnya.


"Tabiat yang kuat mengandung dua hal, kuasa kemauan dan kuasa mengendalikan diri ... Kebesaran dan kemuliaan seseorang diukur dengan kuasanya untuk menahan perasaannya, bukanlah sebaliknya, perasaannya yang mengendalikan dia.  Orang yang terkuat adalah dia yang awas terhadap hal-hal yang merusak, menahan nafsu dan mengampuni musuhnya." - Amanat Kepada Orang Muda, Halaman 412.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar